Nama : Zebedeus Cheyso
Nim : 1605551098
Mata
Kuliah : Network Centric Principles
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, ST.,
MT
Teknologi
Informasi / Fakultas Teknik / Universitas Udayana
Software
Defined Networking (SDN)
Software Defined Networking
merupakan arsitektur yang bertujuan untuk membangun jaringan yang cepat dan
fleksibel. SDN merujuk pada konsep atau paradigma baru dalam merancang,
mengelola, dan mengimplementasikan jaringan, terutama untuk mendukung kebutuhan
dan inovasi di bidang ini yang semakin lama semakin kompleks.
Virtualisasi
Sama halnya dengan Cloud Computing,
kekuatan utama dari SDN adalah virtualisasi yang artinya implementasi SDN di
level software akan membentuk virtualisasi IAAS (Infrastructure as a Service)
Cloud. Tujuan virtualisasi adalah membuat versi virtual atau maya dari suatu
sumber daya sehingga pada satu sumber daya secara fisik dapat dijalankan atau
disimpan beberapa sumber daya maya sekaligus, dengan syarat untuk kerja
masing-masing sumber data maya tersebut tidak berbeda secara signifikan dengan
sumber daya fisiknya. Virtualisasi dapat dilakukan terhadap sistem operasi
(misalnya penggunaan virtualbox), media penyimpanan, aplikasi, hardware, jaringan, dan layanan di
jaringan.
Virtualisasi hardware dapat dimungkinkan karena
perkembngan teknologi hardware yang
pesat sehingga kemampuan sebuah sumber daya fisik berada jauh di atas tuntutan
penggunaannya yang mengakibatkan sebagian besar waktu atau kapasitasnya tidak
terpakai (idle), yang mana
kapasitasi ini lah yang bisa digunakan oleh cloud untuk virtualisasi. Kapasitas atau kemampuan lebih ini
didayagunakan dengan menjalankan atau menyimpan beberapa sumber daya maya atau
virtual sehingga dapat menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.
Hypervisor
Hypervisor ini bertindak sebagai
Virtual Machine Manager (VMM) yang melakukan abstraksi dari perangkat keras
fisik menjadi perangkat keras virtual untuk mendistribusikan beban kerja dari
semua mesin virtual (VM) ke masing-masing perangkat keras secara proporsional
sehingga tanpa adanya hypervisor akan menyulitkan aplikasi untuk melakukan
virtualisasi.
Praktik
Sederhana Menggunakan Mininet di Linux Ubuntu
Mininet merupakan emulator berbasis
CLI yang digunakan untuk membuat sebuah topologi jaringan pada Software Defined
Network (SDN). Konsep virtualisasi pada Mininet adalah ketika membuat
perangkat-perangkat jaringan secara virtual dan mampu mengkoneksikan
perangkat-perangkat jaringan tersebut menjadi suatu topologi jaringan yang
utuh. Hal pertama yang harus dilakukan adalah instalasi Mininet di Linux Ubuntu
dengan perintah :
apt-get
install mininet
|
Setelah proses instalasi selesai,
selanjutnya adalah membuat single topologi 3 hosts tanpa terhubung ke controller
dengan perintah:
sudo
mn --mac --topo single,3 --switch ovsk –controller=remote
|
Untuk memeriksa topologi yang telah
dibuat tersebut digunakan perintah “net”
untuk melihat semua interface network yang ada.
Perintah “net” akan menampilkan semua interface
yang digunakan pada topologi yang telah dibuat yaitu terdiri dari 3 hosts. Selanjutnya adalah melihat
semua informasi node dengan perintah “dump”
seperti pada gambar berikut.
Perintah “dump” berfungsi
untuk melihat seluruh informasi yang terdapat pada setiap interface yang
terhubung pada topologi yang telah dibuat, terlihat beberapa informasi yang
ditampilkan seperti alamat host (ip address) dari masing-masing interface,
alamat dari switch remote controller, dan process id (PID) pada setiap
interface. Untuk menyelesaikan virtualisasi dengan perintah “quit” seperti pada gambar berikut.
Referensi
[1] I Putu Agus Eka Pratama, “PPT
Matakuliah Network Centric Principles Pertemuan 5 : Software
Defined Networking (SDN)” 2019.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar